World Library  


Add to Book Shelf
Flag as Inappropriate
Email this Book

Kisah Masjid Kobe Dari Jepang Yang Tetap Kokoh Walau Di Hantam Serangan Bom Perang Dunia Ke-2 & Gempa Bumi

By Vandestra, Muhammad

Click here to view

Book Id: WPLBN0100002587
Format Type: PDF (eBook)
File Size: 2.08 MB.
Reproduction Date: 12/4/2017

Title: Kisah Masjid Kobe Dari Jepang Yang Tetap Kokoh Walau Di Hantam Serangan Bom Perang Dunia Ke-2 & Gempa Bumi  
Author: Vandestra, Muhammad
Volume:
Language: Indonesian
Subject: Non Fiction, Religion, Islam
Collections: Authors Community, Adventure
Historic
Publication Date:
2017
Publisher: Dragon Promedia
Member Page: Muhammad Vandestra

Description
Kobe Mosque merupakan masjid pertama di Jepang. Masjid ini dibangun tahun 1928 di Nakayamate Dori, Chuo-ku. Kobe berarti gate of God atau gerbang Tuhan. Tahun 1945, Jepang terlibat perang Dunia Kedua. penyerangan Jepang atas pelabuhan Pearl Harbour di Amerika telah membuat pemerintah Amerika memutuskan untuk menjatuhkan bom atom pertama kali dalam sebuah peperangan. Dan Jepang pun kalah. Dua kotanya, Nagasaki dan Hiroshima dibom Atom oleh Amerika. Saat itu, kota Kobe juga tidak ketinggalan menerima serangan pengeboman lewat udara walau tidak dengan sejenis bom Atom seperti Nagasaki dan Hiroshima. Boleh dibilang Kobe juga menjadi rata dengan tanah. Ketika bangunan di sekitarnya hampir rata dengan tanah, Masjid Muslim Kobe tetap berdiri tegak. Masjid ini hanya mengalami keretakan pada dinding luar dan semua kaca jendelanya pecah. Bagian luar masjid menjadi agak hitam karena asap serangan bom. Tentara Jepang yang berlindung di basement masjid selamat dari ancaman bom, begitu juga dengan senjata-senjata yang disembunyikannya. Masjid ini kemudian menjadi tempat pengungsian korban perang.

Summary
Kobe Mosque merupakan masjid pertama di Jepang. Masjid ini dibangun tahun 1928 di Nakayamate Dori, Chuo-ku. Kobe berarti gate of God atau gerbang Tuhan. Tahun 1945, Jepang terlibat perang Dunia Kedua. penyerangan Jepang atas pelabuhan Pearl Harbour di Amerika telah membuat pemerintah Amerika memutuskan untuk menjatuhkan bom atom pertama kali dalam sebuah peperangan. Dan Jepang pun kalah. Dua kotanya, Nagasaki dan Hiroshima dibom Atom oleh Amerika. Saat itu, kota Kobe juga tidak ketinggalan menerima serangan pengeboman lewat udara walau tidak dengan sejenis bom Atom seperti Nagasaki dan Hiroshima. Boleh dibilang Kobe juga menjadi rata dengan tanah. Ketika bangunan di sekitarnya hampir rata dengan tanah, Masjid Muslim Kobe tetap berdiri tegak. Masjid ini hanya mengalami keretakan pada dinding luar dan semua kaca jendelanya pecah. Bagian luar masjid menjadi agak hitam karena asap serangan bom. Tentara Jepang yang berlindung di basement masjid selamat dari ancaman bom, begitu juga dengan senjata-senjata yang disembunyikannya. Masjid ini kemudian menjadi tempat pengungsian korban perang.

 

Click To View

Additional Books


  • Camisea: Emerging Lessons in Development... (by )
  • Science History of the Universe (by )
  • Rhodesialeaks : Financial History of Eco... Volume 1 (by )
  • Ai'Ai (by )
  • Fantastic Trillion : Saga (by )
  • Survival Scenarios and Suggestions Volume 1 (by )
  • Submission by PVCHR regarding India for ... (by )
  • Transformation Through Bodywork : Using ... (by )
  • A Guide To the Hidden Wisdom of Kabbalah (by )
  • A Guide To the Hidden Wisdom of Kabbalah (by )
  • Eco Escuela : Ideas para habitar el plan... (by )
  • Trei Povestiri (by )
Scroll Left
Scroll Right

 



Copyright © World Library Foundation. All rights reserved. eBooks from World eBook Fair are sponsored by the World Library Foundation,
a 501c(4) Member's Support Non-Profit Organization, and is NOT affiliated with any governmental agency or department.